Kamis, 21 Februari 2013
"go back to learn" serius tapi santai (sersan)
JR # 5
Sehubungan dengan perayaan tahun baru China "IMLEK" kami para peserta/ siswa dliburkan, akan tetapi bukan berarti lantas kami bebas bukan karena disini kami disamping belajar juga bekerja. Di Hong Kong, imlek layaknya Idul Fitri di Indonesia jadi mesti banyak kerjaan yang harus kulakukan.
Apalagi di minggu ke 05 ini Imlek bersamaan dengan Valientin Day gak usah diomong deh namun aku tetap konsisten dengan tugas dan komitmen lagi pula jiwa sudah terbiasa `siap, tanggap`dalam menyikapi situasi yang bagaimanapun juga.
Siang kerja, malam kugunakan membuka laptop menyimak dan mencari adakah tugas atau pesan yang disampaikan oleh para dosen, dan lain lain sehubungan dengan PJJ PER Batch ? Itu yang biasa selalu kulakukan dan ternyata modul minggu ke 05 pun sudah dikirim di folder EDMODO yang berjudul Operasional . Dalam modul tersebut mengajak kita mempelajari Management Operasional dan Budaya 5R. Pelajaran minggu ke 05 ini bagiku sangat menarik kenapa tidak ?
Manajemen Operasional adalah study mengenai pengambilan keputusan dalam fungsi operasi yang mana hal tersebut adalah merupakan kunci dalam menjalankan bisnis secara efisien dan efektif dalam upaya memenuhi apa yang menjadi keinginan para pelanggan. Dalam Manajemen Operasional ada 3 hal penting yaitu -input-proses-output.
Input terdiri dari banyak hal seperti material, informasi, pelanggan itu sendiri, dan manusia.Untuk menjadi output dalam bentuk produk dan jasa yang bisa memuaskan pelanggan, perlu menerapkan strategi operasional yang yang didesain dengan tepat, dikembangkan serta melalui proses perencanaan dan kontrol yang baik.
Manajemen Operasi meliputi : bisnis proses, keuangan dan teknologi.
Hal penting dalam manajemen operasi adalah : kwalitas yang berarti tidak menerima produk buruk (do not accept bad product), tidak membuat produk buruk (do not make Bad product) dan tidak mengirim produk yang buruk (do not delever bad product).
Just in time adalah bagian penting dalam manajemen operasi maksudnya persediaan dan output tidak over stick atau over supply yang bertujuan menghilangkan waste (sesuattu yang sia-sia/tidak berguna dan boros)
Tujuan manajemen operasi adalah : meningkatkan efisiensi bisnis dan kinerja yang baik, mengurangi biaya dan mengelola resiko. Sasaran operasi meliputi biaya, kwalitas, penyerahan (mengacu pada operasi kemampuan untuk memenuhi permintaan penyerahan produk/jasa kepada pelanggan secara konsisten) dan fleksibel.
BUDAYA 5R
Budaya 5R yang kita kenal adalah budaya negara Jepang yang sudah melegenda dan diadopsi oleh perusahaan - perusahaan di beberapa negara.
5R adalah 5S bahasa Jepang
1. Seiri artinya ringkas
2. Seiton artinya rapi
3. Seiso artinya resik
4. Seiketsu artinya rawat
5. Shitsuke artinya rajin
5R kelihatannya sepele tapi membawa dampak sangat besar bagi perkembangan kemajuan perusahaan. Karena dengan menerapkan 5R ini akan mewujudkan lingkungan kerja yang baik dan berpengaruh pada keselamatan kerja, mutu produk, efisiensi dan mencegah gangguan kerusakan. Dan negara yang telah menerapkan ini adalah Jepang.
1. Ringkas ( seiri)
adalah prinsip dasar 5R yang pertama, prinsip ini adalah prinsip kerja pemilahan barang. Di sini saya sebagai pekerja suka dengan hal yang sesuai dalam arti yang luas (sesuai penggunaannya, batas waktunya, tempatnya dan lain-lain. Saya selalu menyimpan barang dengan memilah sesuai kelompok misalnya obat-obatan dengan obat-obatan, alat tulis dengan alat tulis dan lain-lain. Dengan demikian pemilahan itu penting dan perlu agar tidak kelihatan semrawut. Nah dengan menerapkan fase ini kita akan mendapatkan keuntungan sbb:
* Area kerja menjadi lebih luas dan banyak space yang bisa di
manfaatkan.
* Mencegah dis-fungsional dari barang yang ada.
* Mengurangi jumlah penggunaan media penyimpanan dan material
handling tools.
2. Rapi (seiton)
adalah fase kedua dalam prinsip kerja 5R. Setelah diringkas, dirapikan sesuai tempat dan standar penyimpanannya. Dalam fase ini kita akan memperoleh :
* mempermudah pencarian barang
* mempermudah stock counting
* sedap dipandang mata
Arti rapi :
Setiap item yang masih diperlukan dalam pekerjaan, masih tersedia tempatnya dan jelas status keberadaannya.
Setiap item dan tempat penyimpanannya mempunyai nama / kode identivikasi yang distandarkan.
Setiap orang mematuhi aturan penyimpanan dan ada mekanisme penyimpanan.
3. Resik (seiso)
adalah R ketiga yang juga kelanjutan dari 2R sebelumnya.Jadi setelah diringkas dirapikan terus diresiki hahaha dibersihkan maksudku.Resik disini berarti membersihkan. baik barang maupun lingkungan dan ini contoh keadaan yang disebut resik antara lain:
* tidak ada jaring laba-laba di ruangan kerja
* tidak ada coretan tidak perlu di pintu, hand pallet/rack
* forklift tidak dalam kondisi kotor, terutama akibat oli me-
sin atau debu
Dengan melakukan R ketiga ini, akan kita peroleh beberapa keuntungan seperti:
- lingkungan kerja jauh lebih bersih
- meningkatkan mood untuk bekerja karena lingkungan bersih
- kwalitas barang akan lebih bagus karena tidak kotor
- meningkatkan image perusahaan di mata orang lain
4. Rawat (seiketsu)
adalah prinsip keempat dalam 5R. Rawat dimaksudkan agar masing-masing individu dapat menerapkan secara kontinue ketiga prinsip sebelumnya.
Dalam fase ini dilakukan pengawasan terhadap pelaksanaan 3R sebelumnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah membuat cheklist terhadap pekerjaan yang harus dilakukan, terkait dengan 3R sebelumnya.
Pelaksanaan fase Rawat ini akan membuat lingkungan selalu terjaga dalam kondisi 3R secara terus menerus.
Pemeliharaan barang-barang atau tempat kerja agar teratur, rapi dan bersih, termasuk pada aspek personal dan kaitannya.
5.Rajin (shitsuke)
Adalah prinsip terakhir, yang mana fase ini lebih mengarah kepada membangun kesadaran masing-masing individu untuk secara konsisten menjalankan 4R sebelumnya secara disiplin meskipun tanpa diawasi oleh atasannya.
Beberapa hal yang menunjukkan bahwa seseorang telah berada di level teratas dalam 5R adalah :
* Membuang sampah pada tempatnya
* Tidak meludah di sembarang tempat
* Memungut sampah yang berceceran
* Melaksanakan piket kebersihan tanpa dikomando
* Merapikan barang tanpa harus ada perintah dari atasan
Setelah kita pelajari secara berurutan prinsip 5R bermanfaat sbb:
- Peningkatan image perusahaan
- Peningkatan sense of belonging karyawan
- Efisiensi
- Mengurangi waste
- Tempat kerja menjadi lebih luas
- Peralatan multi fungsi, satu untuk semua
- Penentuan lokasi dari barang-barang yang dibutuhkan
- Tempat kerja lebih bersih dan lingkungan kerja lebih cerah
- Pemantapan karyawan melalui tanggung jawab/rasa memiliki
- Keterbukaan komunikasi
Saya baru tahu kalau teori/prinsip 5R ini adalah budaya kerja Jepang. Karena pada kenyataannya kita umumnya BMI, dan saya khususnya telah menerapkan serta melakukan prinsip 5R tersebut kedalam pekerjaan sehari-hari. Terbukti boss selain puas, juga memberikan kepercayaan penuh, gaji diatas rata-rata, menganggap keluarga sendiri dan sering membantu bila ada kesulitan.
Akan tetapi apalah artinya semua itu, aku tak mau puas hanya sampai disitu. Toh bos bukan apa-apaku dan Hong Kong bukan pula negriku hahaha.
Aku harus berbuat yang lebih di negeri sendiri, aku tidak mau hanya bisa mencari akan tetapi aku harus bisa mencipta seperti yang diajarkan oleh pak Antonius di Entrepreneurship class serta harus bisa get to next level seperti yang diajarkan oleh pak Nur Agustinus dalam pembelajaran PER UCDE
Uuupt !!!! yeah, UCDE bener-bener makin membakar semangat.Ayo kawan-kawan bila sudah siap modal, mental dan ilmu pulang buka usaha di negeri sendiri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Upppt........yeach !!! Semangat membara,apalagi sejak ikut UCDE.Yess,Go to the next level!! Semoga impian dan cita-cita terwujud.
BalasHapusSudah bagus penulisannya...
BalasHapusSemangat untuk menjadi HIU LAUTAN di tanah air