Kamis, 14 Februari 2013

hm... kita tak boleh terkecoh dengan sikon



JR #4

Minggu ini termasuk minggu special bagi kami para Buruh Migran, bagaimana tidak ? Bayangkan libur secara berturut-turut hingga 4 hari (Minggu, Senin, Selasa dan Rabu) Sudah beberapa tahun saya di Hong Kong baru kali ini bisa menemukan hal ini. Mungkin ini merupakan kesempatan emas bagi mereka para teman muda untuk bersukaria bersama karena memang jarang diantara mereka dan bahkan kita bisa berlibur bersama dalam waktu bersamaan seperti sekarang ini. Dan kebetulan juga pas tanggal muda lagi.

Namun lain saya lain pula mereka, sebenarnya sih... memang asyik ! 4 hari libur, di rumah tanpa boss (sedang berlibur ke USA) asyik, asyik...
Hm... tapi aku tidak boleh terkecoh dengan sikon, boss sangat baik aku juga harus imbangi dengan kebaikan juga. Justru aku harus lebih giat agar semua kerjaan segera beres dan aku bisa punya waktu lebih leluasa untuk mengerjakan yang lain sehubungan  dengan kelas PER (Pengantar Entrepreneur Retail) yang aku ikuti. Dengan begitu aku punya banyak waktu tuk belajar agar tidak ketinggalan.

Nah dalam seharian kerja pada hari libur tersebut, aku masih bisa selipkan waktu keluar untuk makan bersama dan belajar bersama dengan demikian akupun sudah merasakan indahnya kebersamaan.







Pada dasarnya aku memang sangat menyukai kesederhanaan, seperti pada gambar yang kita lihatpun "makan seadanya" akan tetapi terasa nikmat karena kita terima dengan penuh syukur.Hehe terima kasih kepada semua teman yang telah berkenan menemaniku makan dan belajar.

Dan malam ini, Rabu  13 Pebruari 2013 aku lanjutkan menulis jurnal di blog dan aku senyum malu pada diri sendiri. Hi hi hi Dwi... kenapa kamu sudah tua kok tak punya apa-apa, bahkan boleh dikata kau seperti baru    tersadar bangun dari mimpi kikikik bener bener menggelikan. Teman2 bila berbicara bisnis aku sudah biasa melakukan, tapi bila bicara mengenai usaha bisnis masa depan, sekali lagi aku mohon maaf aku bener2 malu karena aku tak punya apa2 kecuali "semangat dan keyakinan" Where there is a will, where is a way

Dulu, aku hanya fokus bagaimana supaya kedua anakku bisa mengenyam pendidikan hingga finish perguruan tinggi dan punya masa depan yang baik walau tanpa ayah disisinya. Dan kini aku baru sadar bahwa disamping men`support anak2 sukses aku juga perlu ada masa hari tua yang perlu dipikirkan. Aku bersyukur mungkin telambat tapi paling tidak aku masih bisa berbuat sesuatu setelah mengikuti pelatihan ENTREPRENEUR CLASS yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri bersama UCEC dan berlanjut mengikuti PJJ  UCDE ini.

BOOTSTRAP
Adalah suatu cara mengumpulkan modal untuk memulai usaha, di sini kembali aku suka yang sederhana saja.  Yaitu dengan pola efektuasi dari apa yang saya punya dan apa yang saya tahu akan kemampuan saya sendiri. Karena saya berawal dari nol, sejak belajar entrepreneurship saya mulai menabung setahun yang lalu dan sudah berkumpul  lumayan untuk beli sebuah rumah yang akan saya gunakan untuk beroperasi nanti. Bulan September yang lalu saya ada cuti karena anak saya wisuda dan sempat rembugan membicarakan usaha yang saya impikan, anak2 mendukung, Trus bulan Desember, ada seseorang yang menawarkan rumah, tempat sangat strategis (pinggir jalan, dekat kantor kelurahan, dekat SDN) dengan harga yang relatif tidak tinggi karena masih saudara. Saya tidak bisa menjawab pada saat tersebut karena tabungan belum cukup akan tetapi good luck boleh dikata sambil menyelam minum susu hahaha. Pada bulan itu juga boss tiba2 memberiku bonus $ 13.300 bila ku rupiahkan sebesar Rp 15 juta lbh aku sepakat beli rumah tersebut dan kini rumah tadi aku kontrakkan. Aku berkeyakinan "setiap ada kemauan pasti ada jalan" kunci "semangat penuh keyakinan

Demikian JR # 4 aku tulis apa adanya sesuai fakta yang ada mohon kritik dan sarannya.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar